Jenis Jenis Kulit untuk Kerajinan [Jaket, Tas, Dompet, DLL]

JENIS JENIS KULIT UNTUK KERAJINAN – Hallo? Sudah kenal dengan kampoengkulit.com? Kampoengkulit.com adalah website seputar kerajinan kulit dari Garut yang berpusat di kp panawuan, Sukajaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151.

Selain memberikan informasi seputar kerajinan kulit, kami juga menyediakan produk-produk kerajinan kulit seperti jaket kulit, tas kulit, dompet kulit, dan lainnya. Jika ingin melihat produk-produk kami silahkan ketik katalog produk di pencarian website kami. Jika ingin berkunjung, silahkan lihat alamat lengkap kami di menu kontak pada halaman utama website kami.

Mengenal Jenis-Jenis Kulit yang Digunakan untuk Kerajinan

Jenis jenis kulit untuk kerajinan

Melalui proses penyamakan kulit yang tidak sebentar, kini kulit sudah terbagi menjadi beberapa jenis. Jika anda penasaran dengan proses penyamakan kulit, anda bisa membaca artikel kami tentang cara menyamak kulit domba.

Produk atau kerajinan yang terbuat dari kulit hewan memang tidak lekang oleh waktu ya. Mulai dari dompet, jaket, sepatu, tas, ikat pinggang dan bermacam-macam produk lainnya. Tahukah anda jika kulit hewan ini mempunyai banyak jenisnya. Kita akan lihat apa saja jenis-jenis kulit untuk kerajinan yang biasanya dipergunakan oleh para pengrajin.

Pada jaman dahulu kulit binatang memang sudah banyak dipergunakan sebagai alat untuk melindungi diri dan menghangatkan tubuh terutama dari terpaan cuaca ekstrim yang tidak bersahabat. Bahan dari kulit binatang ini lebih banyak dimanfaatkan untuk dijadikan jaket kulit yang berfungsi sebagai penghangat badan, juga digunakan untuk membuat sepatu sebagai pelindung kaki.

Salah satu hewan yang sering sekali digunakan kulitnya untuk kerajinan adalah sapi dan domba. Kulit hewan ini merupakan salah satu bahan terbaik untuk dijadikan produk olahan  seperti fashion atau kerajinan lainnya. Walaupun begitu kulit hewan lainnya juga bisa digunakan untuk kerajinan. Pernak pernik yang berbahan dasar kulit memang mempunyai value tersendiri bagi para pemiliknya.

Jenis-Jenis Kulit untuk Kerajinan

Jenis jenis kulit untuk kerajinan

1. Nappa

Kulit jenis ini adalah kulit yang terbuat dari dari kulit domba dan kulit kerbau muda. Nappa berarti lembut, yang artinya kulit jenis ini memang memiliki kelembutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit jenis lainnya. Biasanya warna kulit ini adalah krem kecoklatan. Kulit nappa ini lebih lembut dibandingkan dengan kulit kerbau atau domba dewasa.

Keunggulan dari jenis kulit ini adalah lebih mengkilap jika dibandingkan dengan jenis kulit lainnya. Namun dibalik kelembutan nappa ternyata kulit ini lebih mudah retak dan pecah. Apalagi jika saat pewarnaan menggunakan pewarna yang tidak bagus. Karakteristik nappa yang seperti ini menjadikan kulit ini lebih sering digunakan untuk pelapis bagian dalam sepatu kulit.

Kampoengkulit.com: Jual Jaket Kulit Wanita dan Pria

Jenis kulit ini jarang sekali dipergunakan sebagai bahan baku utama pada pembuatan sepatu safety, yaitu sepatu yang didesain khusus untuk melindungi kaki secara sempurna, biasanya sepatu ini digunakan oleh para pekerja tambang, kontraktor, dan pekerja lapangan lainnya. Kenapa tidak dipergunakan. Sebab sifat dari kulit ini yang mudah pecah dan retak

2. Crazy Horse

Arti dari crazy horse bukan kuda gila ya, tapi sebuah jenis bahan kulit yang mempunyai motif bervariatif dengan kesan vintage tetapi mempunya tekstur natural. Jenis kulit ini apabila kita tarik maka warnanya akan menjadi lebih terang dari warna sebelumnya. Terkadang agak sedikit berminyak, namun kulitnya terasa lembut dan warnanya berkesan alami.

Yang membedakan kulit jenis ini adalah adanya pengaplikasian wax pada permukaan kulit yang telah dihaluskan. Dengan adanya wax ini maka akan memperkuat serat kulit yang bisa membuat kulit berubah warna dan tidak seketika kembali jika tergores. Kulit ini memang mudah tergores namun goresan tersebut bisa dihilangkan dengan kita menggosokkan tangan pada kulit.

Ciri khas yang paling terlihat dari jenis crazy horse adalah sebagai berikut:

  • Tekstur kulitnya lembut dan halus
  • Ketika anda menyentuh kulit akan teraba permukaan kulit yang elastic
  • Baunya cukup khas dan terkesan kuat
  • Warna permukaan kulit terlihat tidak merata
  • Jika anda menyentuh bagian belakang kulit terasa seperti agak berbulu
  • Pori-pori kulit terlihat tidak merata namun bisa dengan jelas kita lihat
  • Kulit ini gampang tergores namun juga mudah dihilangkan hanya dengan menggosoknya menggunakan tangan
  • Jenis ini sangat mirip dengan kulit jenis pull up
  • Jika kulit dibakar maka akan mengeluarkan aroma yang khas seperti jika rambut terbakar. Sedangkan abunya akan pecah dan menjadi bubuk
  • Apabila kita menekuknya atau kita lipat 90 derajat maka akan terlihat lipatan yang alami.
  • Kulit crazy horse ini di finishing dengan menggunakan lilin khusus yang mengalami pemrosesan dengan tekanan dan suhu tinggi

3. Crazy Horse Pigment

Jenis kulit ini adalah turunan dari jenis kulit crazy horse yang sudah kita bahas diatas. Yang membedakan dengan crazy horse tadi adalah ditambahkannya lapisan tambahan pada pigmen kulit sehingga daya tahannya bertambah. Lapisan yang biasanya digunakan adalah polimer yang mengandung pigmen. Ketika proses finishing semua permukaan kulit diberikan lapisan bening.

Sifat kulit ini yang lembut namun memiliki daya tahan yang lebih lama, maka Jenis kulit ini banyak dipergunakan untuk membuat sepatu, dompet, tas, dan kerajinan lainnya. Dengan adanya lapisan bening atau clear pada permukaan kulit juga membuat tampilan jenis ini terlihat lebih menarik dengan tekstur yang terlihat jelas menjadi sebuah vintage yang unik.

5. Pull Up

Cara paling mudah untuk menebak secara langsung kulit jenis ini adalah warna warni. Jika anda melihat produk dari bahan kulit yang mempunyai beraneka warna, maka sudah hampir bisa dipastikan jika bahan tersebut adalah jenis pull up. Jenis kulit ini memang yang paling banyak digunakan untuk produksi dan banyak dijumpai di pasaran.

Kulit pull up ini bersifat sangat lentur dan banyak digunakan untuk diolah menjadi beraneka ragam produk kerajinan. Yang paling sesuai adalah dibentuk untuk berbagai jenis sepatu. Pull up ini mudah ditarik atau di melarkan. Warna kulit jenis ini agak sedikit memudar , dan memiliki keunikan tersendiri seperti kesan vintage pada sepatu yang dihasilkan

Ada beberapa ciri khusus dari kulit pull up ini, yaitu :

  • Tekstur kulit yang lentur. Jenis kulit ini memang memiliki daya tahan dan tingkat fleksibilitas yang tinggi, juga mempunyai tekstur kulit yang elastis dan lembut. Apabila anda mencoba menarik atau meregangkan kulit pull up ini maka akan anda mendapatkan efek perubahan warna yang akan menjadi lebih terang dari warna aslinya.
  • Mengalami efek patina, yaitu suatu kondisi dimana kulit asli akan mengalami perubahan warna namun perubahan tersebut bersifat dinamis dan justru menjadikan kulit lebih indah. Keindahan dari perubahan inilah yang dikenal dengan patina. Semakin lama anda menggunakan barang dari kulit pull up ini maka anda bisa melihat efek patina tersebut,
  • Kulit lebih mudah tergores. Walaupun tekstur kulit ini adalah lembut namun ternyata jenis kulit ini mudah sekali tergores bahkan oleh kuku sekalipun. Tapi anda jangan khawatir karena goresan tersebut bisa langsung hilang kok hanya dengan kita mengusapnya menggunakan tangan kita. Jadi tidak perlu alat atau bahan tertentu untuk mengatasinya.

Ternyata jenis-jenis kulit untuk kerajinan ada banyak juga ya. Sebenarnya masih ada jenis-jenis kulit yang digunakan sebagai kerajinan kulit. Namun, dari banyaknya jenis kulit untuk kerajinan, jenis-jenis diataslah yang dapat kami informasikan.

Top Artikel: Cara Merawat Jaket Kulit

Dengan karakteristik dan sifat masing-masing yang semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Disamping hal tersebut tidak semua produk bisa dibuat dengan bahan kulit yang sama.

Itulah mungkin yang menjadikan value sebuah kerajinan kulit menjadi tinggi. Tapi tetap menjadi pilihan nomor satu ya untuk penampilan anda.

Satu pemikiran pada “Jenis Jenis Kulit untuk Kerajinan [Jaket, Tas, Dompet, DLL]”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.