Jenis Jenis Bahan Jaket Kulit Paling Bagus dan Berkualitas Super

Bahan Jaket Kulit Paling Bagus – Halo? Selamat datang di situs kerajinan kulit Garut Kampoengkulit.com. Situs yang memberikan informasi tentang kerajinan kulit. Tentunya kami juga menyediakan produk-produk dari kulit seperti jaket kulit, tas kulit, dan lainnya.

Tema yang akan kita bahas kali adalah tentang bahan jaket kulit paling bagus. Kita semua tahu, bahwa ada banyak jenis-jenis kulit yang bisa digunakan sebagai bahan dasar membuat jaket kulit. Namun di antara banyaknya jenis kulit binatang, hanya ada beberapa saja yang cocok dan bagus dijadikan bahan utama untuk membuat jaket.

Jenis Bahan Jaket Kulit Paling Bagus

bahan jaket kulit paling bagus

Di Indonesia, ada tiga jenis kulit yang sering digunakan sebagai bahan dasar membuat jaket kulit. Yaitu kulit domba, kulit sapi, dan kulit kambing. Dari ketiga jenis kulit ini yang paling populer dan paling banyak digunakan adalah kulit domba.

Tentunya ada alasan tersendiri kenapa kulit domba yang paling banyak digunakan. Nah untuk membahas lebih detail dan tuntas, mari kita mulai dari jenis kulit domba.

Kulit Domba

Jenis Jenis Bahan Jaket Kulit Paling Bagus dan Berkualitas Super

Alasan kami mengatakan kulit domba paling banyak digunakan sebagai bahan dasar jaket kulit adalah karena hampir semua jaket stylish, modis, dan jaket kulit yang lebih condong ke kebutuhan gaya lainnya dibuat dari kulit domba.

Hal ini terjadi karena kulit domba memiliki karakteristik paling cocok dengan jaket-jaket untuk kebutuhan gaya. Ciri khas kulit domba adalah lembut, lentur, dan permukaannya lebih rata dengan pori-pori kulit yang sangat kecil.

Nah, dari jenis kulit domba ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis kulit domba inilah yang berpengaruh pada harga jaket kulit domba. Jenis-jenis kulit domba tersebut yaitu:

1. Kulit Domba Jenis Nappa

Jenis kulit ini yaitu jenis kulit domba full grain. Mempunyai karakteristik warna yang rata dan awet. Teksturnya lentur dan lembut. Pada tahun 2018 jaket kulit dari jenis kulit ini dijual dengan harga sekitar Rp. 850.000.

Namun, yang namanya harga tentu bisa saja berbeda-beda dan berubah-ubah. Itu adalah patokan harga dari supplier untuk ukuran S dan M.

2. Kulit Domba Jenis Spinil

Ciri yang mudah dikenali dari jenis kulit ini adalah lebih mengkilap dari jenis nappa dan mempunyai sedikit bintik-bintik hitam. Serta warna yang kurang merata.

Untuk tingkat kelenturan, jenis spinil karakteristiknya lebih lentur dari pada jenis nappa. Namun dari segi keawetan warnanya, jenis nappa lebih kuat atau tahan lama.

Harga jaket kulit dari bahan jenis spinil lebih mahal dari pada jaket kulit dari bahan nappa. Hal ini disebabkan karena proses penyamakannya menggunakan obat kimia yang lebih mahal.

Pada tahun 2018 jaket kulit yang terbuat dari bahan jenis spinil dibandrol Rp. 975.000 ke atas. Tentunya harga dipengaruhi oleh ukuran dan tingkat kerumitan modelnya.

3. Kulit Domba Jenis Wash

Jenis kulit domba yang satu ini boleh dikatakan jenis kulit yang mendapatkan perlakukan lebih dari proses penyamakan. Jenis wash adalah jenis kulit hasil sortiran dari bahan nappa dan spinil.

Kulit yang tidak halus akhirnya harus melalui tahap yang spesial. Sampai akhirnya menjadi jenis kulit dengan motif yang unik. Umumnya jaket kulit dari jenis kulit ini dibanderol lebih murah.

Namun, terkadang ada juga yang karena keunikan motifnya sehingga harganya jadi lebih mahal.

4. Kulit Domba Jenis Pull Up

Jenis kulit domba Pull Up boleh dikatakan jenis kulit domba yang memiliki ciri khas jenis kulit yang paling mengkilap. Oleh karena itu, harganya jadi lebih mahal dari yang lainnya.

Nah, itulah keempat jenis kulit domba yang dikategorikan berdasarkan karakteristiknya. Dari keempat jenis kulit tersebut memiliki ketebalan yang berbeda-beda.

Ada yang memiliki ketebalan tipis yaitu 0,5 mm. Standar ketebalan kulit domba yaitu 0,6 mm. Dan untuk ketebalan 0,7 – 0,8 mm sudah dikategorikan kulit domba yang tebal.

Kulit Sapi

Kulit Sapi

Kulit sampai yang sering digunakan sebagai bahan dasar jaket kulit sapi adalah jenis nappa atau krom tanpa motif. Mempunyai karakter tekstur yang kurang lembut dan lentur dari pada kulit domba.

Namun jika diremas-remas jenis kulit sapi kurang fleksibel. Artinya ketika diremas-remas akan meninggalkan bekas remasan sehingga permukaan kulit menjadi kusut.

Baca juga: cara merawat jaket kulit asli

Jaket kulit yang terbuat dari kulit sapi umumnya dibandrol dengan harga Rp. 750.000 ke atas. Jenis kulit sapi ini lebih cenderung untuk bahan utama jaket rompi touring. Karena ketebalannya yang di atas kulit domba.

Kulit Kambing

Kulit Kambing

Jenis kulit kambing boleh dikatakan kurang bagus jika digunakan sebagai bahan dasar utama membuat jaket kulit. Pasalnya jenis kulit kambing memiliki karakteristik yang kaku, beraroma khas, dan pori-pori yang jelas pada permukaannya.

Jenis kulit kambing kebanyakan digunakan sebagai bahan campuran pembuatan jaket sport. Untuk harga jaket yang terbuat dari kulit kambing dimulai dari Rp 625.000.

Demikianlah jenis-jenis kulit binatang yang biasa digunakan untuk bahan dasar pembuatan jaket kulit. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung di kampoengkulit.com. Baca juga cara mengakali tas yang mengelupas.

Satu pemikiran pada “Jenis Jenis Bahan Jaket Kulit Paling Bagus dan Berkualitas Super”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.