10 Cara Mengakali Tas yang Mengelupas [Mudah dan Nggak Ribet]

10 Cara Mengakali Tas yang Mengelupas [Mudah dan Nggak Ribet]

CARA MENGAKALI TAS YANG MENGELUPAS – Halo? Selamat datang di kampoengkulit.com. Website yang memuat informasi seputar kerajinan kulit dan yang relevan dengannya. Selain memuat informasi, kami juga menyediakan beberapa kerajinan kulit seperti jaket kulit, tas kulit, dan dompet kulit.

Kali ini kami akan berbagi informasi tentang cara mengakali tas yang mengelupas. Yang kami maksud tas di sini adalah tas kulit. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca sampai selesai. Anda juga bisa menambah pengetahuan dengan membaca artikel jenis-jenis kulit untuk kerajinan.

Tas yang Mengelupas Masih Bisa Kita Akali

cara mengakali tas yang mengelupas

Sedih dong pasti jika kita mendapati ada tas kulit kita yang mengelupas atau rusak. Apalagi jika tas itu adalah tas kesayangan kita. Mungkin karena kesalahan penyimpanan atau bisa juga karena faktor alam lainnya.

Tapi kita masih bisa kok mendapatkan cara mengakali tas yang mengelupas. Jadi jangan khawatir karena kita masih bisa menyelamatkan tas kulit kita.

Permukaan kulit tas yang mengelupas bukan berarti tasnya sudah tidak bisa dipergunakan lagi ya. Tidak perlu langsung memasukkan tas pada box yang hanya akan disimpan atau masuk gudang.

Telisik beberapa alternative yang bisa anda temui untuk merubah tas kulit anda menjadi menarik kembali. Bisa juga di permak agar lebih menarik tergantung tingkat rusaknya tas.

Cara Mengakali Tas yang Mengelupas

cara mengakali tas yang mengelupas

1. Mengeringkan Permukaan Kulit

Langkah awal untuk mereparasi tas kulit anda adalah dengan mencari tahu penyebab mengelupasnya kulit tersebut. Jika disebabkan karena lembab atau air segera keringkan dulu. Gunakan lap bersih dari kain lembut, usapkan ke seluruh permukaan tas kulit anda hingga kering. Jemur tas apabila masih nampak basah. Cukup dengan diangin-anginkan hingga benar kering.

2. Pergunakan Minyak Kayu Putih

Kok minyak kayu putih? minyak kayu putih ini ampuh untuk membersihkan permukaan tas kulit. Minyak kayu putih tidak akan merusak tekstur tas kulit anda. Cukup tuangkan minyak kayu putih secukupnya pada kain bersih atau kapan. Usapkan pada permukaan tas yang mengelupas secara perlahan dengan gerakan satu arah agar bagian yang sudah terkelupas tidak terangkat dan lepas.

3. Gunakan Pasta Gigi

Fungsi lain dari pasta gigi ternyata bisa untuk mengakali tas kulit anda yang mengelupas. Bersihkan tas dengan pasta gigi merk apa saja dan jenis apa saja. Gunakan kuas atau sikat gigi berbulu halus untuk mengaplikasikan pada permukaan tas. Yang harus diingat langkah ini hanya boleh digunakan jika tas belum terlalu mengelupas, jika sudah parah lewati tahap ini.

4. Lem Bagian yang Mengelupas

Setelah tas kulit anda sudah bersih dan kering, mari kita mulai mengakalinya. Cara pertama adalah dengan merekatkan kembali bagian yang mengelupas dengan menggunakan lem. Ambil cutton bud untuk membantu meratakan lem. Cara ini dipergunakan pada permukaan tas yang tingkat mengelupasnya sedikit. Hati-hati dalam meratakan lem agar tidak melebar ke area lainnya

5. Manfaatkan Spidol

Apabila bagian tas kulit anda yang mengelupas lumayan banyak dan luas, mari kita manfaatkan spidol untuk menutupi permukaan yang mengelupas. Pilihlah spidol dengan warna yang sama untuk mewarnai tas kulit anda tersebut. Hal yang perlu diingat adalah penggunaan spidol ini bersifat sementara bukan permanen jadi suatu saat warna spidol juga akan luntur.

6. Menggunakan Cat untuk Menutup Permukaan Kulit

Anda bisa mendapatkan cat khusus untuk bahan kulit di pusat-pusat perbelanjaan terdekat. Penggunaan cat ini lebih ditujukan untuk tas kulit yang memang tingkat mengelupasnya tinggi. Pilihlah warna cat yang sama dengan warna tas atau paling tidak mendekati sama. Caranya mudah oleskan perlahan cat pada bagian yang terkelupas hingga semua bagian telah tertutup.

Baca juga: Cara Merawat Jaket Kulit

Catlah dulu mulai satu lapis. Kemudian diamkan sejenak hingga cat kering. Apabila sudah kering maka lakukan lagi proses pengecatan untuk lapisan selanjutnya. Begitu seterusnya. Untuk berapa lapisnya tergantung dari sudah sama atau belum antara permukaan yang di cat dengan warna di area sekitarnya. Apabila sudah didapat warna yang sama segera keringkan tas kulitnya.

7. Pakai Semir Sepatu

Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk mengakali tas kulit anda yang mengelupas adalah dengan menggunakan semir sepatu. Pilihlah semir sepatu berwarna transparan atau yang jika ada warna yang cocok dengan warna tas anda. Anda boleh menggunakan semir sepatu yang berbentuk cair atau padat sesuai dengan selera dan kebutuhan anda.

Gosokkan perlahan dengan kain yang lembut keseluruh area kulit yang mengelupas. Jangan terlalu keras saat menggosok agar permukaan tas kulit anda tidak lebih parah mengelupasnya, anda bisa mengulang beberapa kali hingga hasil yang di dapat maksimal. Namun penggunaan semir sepatu juga tidak bertahan lama, karena semir sepatu bisa cepat luntur

8. Hias Tas Kulit Anda

Jika ternyata tas kulit anda tingkat mengelupasnya sangat tinggi dan sudah tidak bisa diselamatkan dengan cara diatas maka anda bisa menghias tas kulit anda tersebut. Kembangkan kreatifitas untuk melakukan make over pada tas kulit anda. Banyak cara yang bisa anda gunakan, misal memasang renda, pita, kain perca atau apa saja sesuai imajinasi anda.

9. Gunakan Lakban

Cara ini tentu saja digunakan pada saat yang darurat. juga karena lakban hanya tersedia beberapa warna saja maka tidak bisa diaplikasikan pada semua tas kulit dengan warna yang bermacam-macam. Potong lakban sesuai kebutuhan lalu tempelkan pada bagian tas kulit yang mengelupas, kemudian rapikan. Cara ini sangat darurat ya dan jelas tidak bertahan lama.

10. Bawa Tas Kulit Anda ke Tempat Reparasi Tas

Setelah semua cara yang ada telah kita lakukan untuk mengakali kerusakan karena mengelupasnya permukaan tas kulit anda, maka langkah terakhir adalah dengan membawa tas tersebut ke tempat reparasi tas kulit. Disana tas kulit anda akan berubah menjadi seperti baru kembali. Tentu saja anda harus mempersiapkan sejumlah dana untuk membayar reparasi.

Itu dia beberapa cara mengakali tas yang mengelupas. Anda bisa memilih cara sesuai dengan tingkat mengelupasnya kulit tas anda. Selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah menghindarkan tas dari sinar matahari dan air tentunya. Simpan tas anda di tempat yang sejuk dan sirkulasi udara lancer, jangan menumpuk tas ya agar bentuk dan bahan tas kulit anda tidak rusak.

Selain memberi update seputar kerajinan kulit, kampoengkulit juga menyediakan jasa jual jaket kulit pria dan wanita untuk kebutuhan Anda.

Jenis Jenis Kulit untuk Kerajinan [Jaket, Tas, Dompet, DLL]

Jenis Jenis Kulit untuk Kerajinan [Jaket, Tas, Dompet, DLL]

JENIS JENIS KULIT UNTUK KERAJINAN – Hallo? Sudah kenal dengan kampoengkulit.com? Kampoengkulit.com adalah website seputar kerajinan kulit dari Garut yang berpusat di kp panawuan, Sukajaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151.

Selain memberikan informasi seputar kerajinan kulit, kami juga menyediakan produk-produk kerajinan kulit seperti jaket kulit, tas kulit, dompet kulit, dan lainnya. Jika ingin melihat produk-produk kami silahkan ketik katalog produk di pencarian website kami. Jika ingin berkunjung, silahkan lihat alamat lengkap kami di menu kontak pada halaman utama website kami.

Mengenal Jenis-Jenis Kulit yang Digunakan untuk Kerajinan

Jenis jenis kulit untuk kerajinan

Melalui proses penyamakan kulit yang tidak sebentar, kini kulit sudah terbagi menjadi beberapa jenis. Jika anda penasaran dengan proses penyamakan kulit, anda bisa membaca artikel kami tentang cara menyamak kulit domba.

Produk atau kerajinan yang terbuat dari kulit hewan memang tidak lekang oleh waktu ya. Mulai dari dompet, jaket, sepatu, tas, ikat pinggang dan bermacam-macam produk lainnya. Tahukah anda jika kulit hewan ini mempunyai banyak jenisnya. Kita akan lihat apa saja jenis-jenis kulit untuk kerajinan yang biasanya dipergunakan oleh para pengrajin.

Pada jaman dahulu kulit binatang memang sudah banyak dipergunakan sebagai alat untuk melindungi diri dan menghangatkan tubuh terutama dari terpaan cuaca ekstrim yang tidak bersahabat. Bahan dari kulit binatang ini lebih banyak dimanfaatkan untuk dijadikan jaket kulit yang berfungsi sebagai penghangat badan, juga digunakan untuk membuat sepatu sebagai pelindung kaki.

Salah satu hewan yang sering sekali digunakan kulitnya untuk kerajinan adalah sapi dan domba. Kulit hewan ini merupakan salah satu bahan terbaik untuk dijadikan produk olahan  seperti fashion atau kerajinan lainnya. Walaupun begitu kulit hewan lainnya juga bisa digunakan untuk kerajinan. Pernak pernik yang berbahan dasar kulit memang mempunyai value tersendiri bagi para pemiliknya.

Jenis-Jenis Kulit untuk Kerajinan

Jenis jenis kulit untuk kerajinan

1. Nappa

Kulit jenis ini adalah kulit yang terbuat dari dari kulit domba dan kulit kerbau muda. Nappa berarti lembut, yang artinya kulit jenis ini memang memiliki kelembutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kulit jenis lainnya. Biasanya warna kulit ini adalah krem kecoklatan. Kulit nappa ini lebih lembut dibandingkan dengan kulit kerbau atau domba dewasa.

Keunggulan dari jenis kulit ini adalah lebih mengkilap jika dibandingkan dengan jenis kulit lainnya. Namun dibalik kelembutan nappa ternyata kulit ini lebih mudah retak dan pecah. Apalagi jika saat pewarnaan menggunakan pewarna yang tidak bagus. Karakteristik nappa yang seperti ini menjadikan kulit ini lebih sering digunakan untuk pelapis bagian dalam sepatu kulit.

Kampoengkulit.com: Jual Jaket Kulit Wanita dan Pria

Jenis kulit ini jarang sekali dipergunakan sebagai bahan baku utama pada pembuatan sepatu safety, yaitu sepatu yang didesain khusus untuk melindungi kaki secara sempurna, biasanya sepatu ini digunakan oleh para pekerja tambang, kontraktor, dan pekerja lapangan lainnya. Kenapa tidak dipergunakan. Sebab sifat dari kulit ini yang mudah pecah dan retak

2. Crazy Horse

Arti dari crazy horse bukan kuda gila ya, tapi sebuah jenis bahan kulit yang mempunyai motif bervariatif dengan kesan vintage tetapi mempunya tekstur natural. Jenis kulit ini apabila kita tarik maka warnanya akan menjadi lebih terang dari warna sebelumnya. Terkadang agak sedikit berminyak, namun kulitnya terasa lembut dan warnanya berkesan alami.

Yang membedakan kulit jenis ini adalah adanya pengaplikasian wax pada permukaan kulit yang telah dihaluskan. Dengan adanya wax ini maka akan memperkuat serat kulit yang bisa membuat kulit berubah warna dan tidak seketika kembali jika tergores. Kulit ini memang mudah tergores namun goresan tersebut bisa dihilangkan dengan kita menggosokkan tangan pada kulit.

Ciri khas yang paling terlihat dari jenis crazy horse adalah sebagai berikut:

  • Tekstur kulitnya lembut dan halus
  • Ketika anda menyentuh kulit akan teraba permukaan kulit yang elastic
  • Baunya cukup khas dan terkesan kuat
  • Warna permukaan kulit terlihat tidak merata
  • Jika anda menyentuh bagian belakang kulit terasa seperti agak berbulu
  • Pori-pori kulit terlihat tidak merata namun bisa dengan jelas kita lihat
  • Kulit ini gampang tergores namun juga mudah dihilangkan hanya dengan menggosoknya menggunakan tangan
  • Jenis ini sangat mirip dengan kulit jenis pull up
  • Jika kulit dibakar maka akan mengeluarkan aroma yang khas seperti jika rambut terbakar. Sedangkan abunya akan pecah dan menjadi bubuk
  • Apabila kita menekuknya atau kita lipat 90 derajat maka akan terlihat lipatan yang alami.
  • Kulit crazy horse ini di finishing dengan menggunakan lilin khusus yang mengalami pemrosesan dengan tekanan dan suhu tinggi

3. Crazy Horse Pigment

Jenis kulit ini adalah turunan dari jenis kulit crazy horse yang sudah kita bahas diatas. Yang membedakan dengan crazy horse tadi adalah ditambahkannya lapisan tambahan pada pigmen kulit sehingga daya tahannya bertambah. Lapisan yang biasanya digunakan adalah polimer yang mengandung pigmen. Ketika proses finishing semua permukaan kulit diberikan lapisan bening.

Sifat kulit ini yang lembut namun memiliki daya tahan yang lebih lama, maka Jenis kulit ini banyak dipergunakan untuk membuat sepatu, dompet, tas, dan kerajinan lainnya. Dengan adanya lapisan bening atau clear pada permukaan kulit juga membuat tampilan jenis ini terlihat lebih menarik dengan tekstur yang terlihat jelas menjadi sebuah vintage yang unik.

5. Pull Up

Cara paling mudah untuk menebak secara langsung kulit jenis ini adalah warna warni. Jika anda melihat produk dari bahan kulit yang mempunyai beraneka warna, maka sudah hampir bisa dipastikan jika bahan tersebut adalah jenis pull up. Jenis kulit ini memang yang paling banyak digunakan untuk produksi dan banyak dijumpai di pasaran.

Kulit pull up ini bersifat sangat lentur dan banyak digunakan untuk diolah menjadi beraneka ragam produk kerajinan. Yang paling sesuai adalah dibentuk untuk berbagai jenis sepatu. Pull up ini mudah ditarik atau di melarkan. Warna kulit jenis ini agak sedikit memudar , dan memiliki keunikan tersendiri seperti kesan vintage pada sepatu yang dihasilkan

Ada beberapa ciri khusus dari kulit pull up ini, yaitu :

  • Tekstur kulit yang lentur. Jenis kulit ini memang memiliki daya tahan dan tingkat fleksibilitas yang tinggi, juga mempunyai tekstur kulit yang elastis dan lembut. Apabila anda mencoba menarik atau meregangkan kulit pull up ini maka akan anda mendapatkan efek perubahan warna yang akan menjadi lebih terang dari warna aslinya.
  • Mengalami efek patina, yaitu suatu kondisi dimana kulit asli akan mengalami perubahan warna namun perubahan tersebut bersifat dinamis dan justru menjadikan kulit lebih indah. Keindahan dari perubahan inilah yang dikenal dengan patina. Semakin lama anda menggunakan barang dari kulit pull up ini maka anda bisa melihat efek patina tersebut,
  • Kulit lebih mudah tergores. Walaupun tekstur kulit ini adalah lembut namun ternyata jenis kulit ini mudah sekali tergores bahkan oleh kuku sekalipun. Tapi anda jangan khawatir karena goresan tersebut bisa langsung hilang kok hanya dengan kita mengusapnya menggunakan tangan kita. Jadi tidak perlu alat atau bahan tertentu untuk mengatasinya.

Ternyata jenis-jenis kulit untuk kerajinan ada banyak juga ya. Sebenarnya masih ada jenis-jenis kulit yang digunakan sebagai kerajinan kulit. Namun, dari banyaknya jenis kulit untuk kerajinan, jenis-jenis diataslah yang dapat kami informasikan.

Top Artikel: Cara Merawat Jaket Kulit

Dengan karakteristik dan sifat masing-masing yang semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Disamping hal tersebut tidak semua produk bisa dibuat dengan bahan kulit yang sama.

Itulah mungkin yang menjadikan value sebuah kerajinan kulit menjadi tinggi. Tapi tetap menjadi pilihan nomor satu ya untuk penampilan anda.

Cara Menyamak Kulit Domba [Pengertian & Proses Penyamakan Lengkap]

Cara Menyamak Kulit Domba [Pengertian & Proses Penyamakan Lengkap]

Hallo? Kali ini kampoengkulit.com akan berbagi informasi tentang cara menyamak kulit domba. Mungkin semua orang tahu jaket kulit domba. Namun, apakah semua orang tahu bagaimana bisa kulit domba bisa dijadikan jaket yang bagus dan tidak mengeluarkan bau kulit domba yang tidak sedap?

Nah, jika anda memang belum tahu sama sekali. Artikel ini semoga bisa membantu anda mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang proses penyamakan kulit domba. Jika anda sudah memiliki jaket kulit domba, anda juga membaca info tentang cara merawat jaket kulit domba.

Mengenal Proses Penyamakan Kulit Domba

Cara menyamak kulit domba

Bagi anda para penyuka fashion jaket, tas, sepatu dan barang-barang lainnya yang berbahan dasar kulit hewan tentu sudah pernah mendengar ya tentang apa itu penyamakan kulit. Salah satu kulit hewan yang sering disamak adalah kulit domba.

Kali ini kita akan mencoba melihat dan mengenal bagaimana cara menyamak kulit domba hingga bisa menghasilkan kulit yang siap produksi.

Tahapan-Tahapan Cara Menyamak Kulit Domba

Cara menyamak kulit domba

Memilih Bahan Dasar Kulit Domba yang Akan Disamak

Pada proses penyamakan kali ini dikenal adanya sistem penyamakan berbulu dan tidak berbulu. penyamakan berbulu adalah penyamakan yang untuk mempertahankan keindahan bulu aslinya, jadi bulu asli hewan tersebut tidak hilang.

Penyamakan tidak berbulu adalah penyamakan yang ditujukan untuk menghilangkan bulu, kulit yang didapat hanya lembaran tipis dan bersih dari bulu.

Mengawetkan Kulit dengan Proses Pre-tanning

  • Tahap pertama perendaman kulit. Kulit direndam ke dalam 800-1000% air yang diberi obat pembasah dan antiseptic sebanyak 1 gram/liter. Rendam selama 1-2 hari. kulit dikerok pada bagian dalamnya lalu diputar dalam drum kosong tanpa air selama 1-5 jam agar serat kulit menjadi longgar hingga memudahkan air untuk masuk dan kulit menjadi basah kembali. 
  • Tahap selanjutnya yaitu pengapuran atau lebih dikenal dengan istilah liming. Maksud dari tahapan ini adalah menghilangkan semua zat yang bukan collagen yang aktif. Kulit yang telah lunak direndam dalam larutan yang terdiri dari 300-4–%air, 6-10% Kapur Tohor Ca(OH)2, 3-6% Natrium Sulphida. Proses ini akan memakan waktu selama 2-3 hari
  • Pembuangan kapur atau deliming. Tahap ini kita membersihkan kulit domba dari kandungan kapur yang ada di dalamnya. Karena dalam pengapuran tadi kita menggunakan semua bahan yang bersifat asam, maka kulit tersebut harus segera dibersihkan karena jika masih terdapat kapur akan mengurangi hasil penyamakan. Deliming ini menggunakan asam atau garam asm
  • Tahap ke empat adalah pengikisan protein (Bating). Dalam proses ini akan menggunakan enzim protase untuk melanjutkan pembuangan zat-zat bukan collagen yang mungkin masih tersisa saat pengapuran seperti sisa-sisa akar bulu, sisa lemak, dan zat lainnya yang tidak diperlukan. Semakin banyak sisa zat yang ada maka semakin lama proses bating ini
  • Kelima adalah proses pengasaman atau pickling. Tahap ini dimaksudkan untuk mengasamkan kulit pada pH 3-3,5 namun kulit harus dalam kondisi yang tidak bengkak, agar bisa menyesuaikan dengan pH bahan penyamak yang akan dipakai nanti. Pickling ini juga dimaksudkan noda besi karena Na2gS dalam pengapuran hilang hingga kulit putih bersih .

Tahapan Penyamakan (Tanning)

1. Penyamakan

  • Cara penyamakan dengan menggunakan bahan penyamakan nabati. Ada 2 cara yang digunakan yaitu counter current dimana kulit akan direndam dalam bak berisi larutan ekstrak nabati selama 2 hari lalu direndam dalam larutan ekstrak pekat selama 2-5 minggu. Cara kedua sistem samak cepat. Kulit diputar dalam drum yang berisi campuran 200% air, 3% ekstrak mimosa diputar selama 4 jam dan dimasak semalam.

Baca juga: Cara Merawat Jaket Kulit Agar Tahan Lama

  • Cara penyamakan dengan menggunakan bahan penyamakan mineral. Bahan yang digunakan kromium sulphat basa. Cara memutar kulit dalam drum yang terisi 80-1005 air dan 3-4% garam dapur selama 10-15 menit lalu masukkan bahan krom. Juga bisa menggunakan tawas putih. Isi drum dengan 40-50% air, 10% tawas putih dan 1-2% garam. Putar selama 2-3 jam lalu ditumpuk selama 1 jam. Keringkan selama 2-3 hari.

2. Proses Pengetaman

Pengetaman atau sering diistilahkan shaving adalah proses dimana kulit yang telah masak lalu ditumpuk selama 1-2 hari setelah itu diperah dengan bantuan mesin atau bisa langsung dengan tangan yang bertujuan untuk menghilangkan sebagian besar kadar airnya. Setelah itu diketam dengan mesin pada bagian daging untuk mengatur ketebalan kulit agar merata.

3. Tahap Pemucatan

Pemucatan atau bleaching ini hanya dikerjakan untuk samak kulit nabati yang biasanya menggunakan asam-asam organik. Tujuannya adalah untuk menghilangkan flek besi yang dihasilkan dari mesin ketam dan menurunkan pH kulit. Cara kerjanya kulit diputar ke dalam drum yang telah diisi air hangat, dicampur dengan 0,5-1% asam oksalat. Putar selama 1 jam.

4. Tahap Penetralan

Tahap ini hanya dilakukan untuk samak kulit krom. Karena sifat kulit samak krom sangat asam maka perlu dinetralkan kembali agar tidak mempengaruhi proses selanjutnya. Bahan yang dipergunakan adalah garam alkali seperti Neutrigan. Caranya adalah dengan memutar kulit dalam 200%air hangat, 1-2% NaHCO3 selama 1 jam. Setelah itu kulit dicuci kembali.

5. Melakukan Pengecatan Dasar

Pengecatan dasar ini dimaksudkan untuk memberikan warna dasar pada permukaan kulit yang telah di samak. Penggunaan cat ini pun tidak boleh terlalu tebal karena dikhawatirkan cat akan mudah pecah. Untuk kulit samak krom menggunakan cat direct, kulit samak krom dan nabati menggunakan cat asam, dan kulit samak nabati menggunakan cat basa.

6. Pe-minyakan

Step selanjutnya adalah proses peminyakan atau fat ligouring. Tahapan ini bertujuan untuk melumasi serat-serat kulit sehingga kulit menjadi kuat, tahan air dan tidak lengket. Kulit diputar selama 30-60 menit pada drum diisi 150%-200% air hangat, 4-15% emulsi minyak ditambah 0,2-0,5% asam formiat. Setelah lemas kulit diulas tipis lalu kulit di keringkan.

7. Pengeringan

Tahapan ini lebih ringan. Kulit yang telah melewati proses peminyakan lalu di perah airnya. Bisa menggunakan bantuan mesin atau manual dengan tangan kemudian keringkan. Tempatkan kulit pada tempat yang datar agar kulit tidak tergulung. Tujuan proses ini adalah untuk menghentikan semua reaksi kimia di dalam kulit. Kadar air pada kulit menjadi 3-14%.

8. Melembabkan

Setelah kulit dikeringkan lalu dibiarkan selama 1-3 hari pada udara normal, tujuannya agar kulit bisa menyesuaikan dengan kelembaban udara di sekitarnya. Cara melembabkan kulit dengan ditanam dalam serbuk kayu yang mengandung air 50-55% selama 1 malam. Kulit akan menyerap air dengan merata. Setelah itu keluarkan kulit dan bersihkan dari serbuknya.

Pementangan dan Peregangan

Rentangkan kulit dengan tangan atau bantuan mesin regang. Tujuannya untuk menarik kulit hingga mendekati batas mulurnya, agar pada saat kulit dijadikan produk kerajinan sudah tidak akan mulur dan tidak berubah ukurannya. Cukup regangkan hingga kulit lemas dan di bentangkan sampai kering. Guntinglah bagian tepi kulit hingga lubang dan keriputnya hilang.

Finishing

Akhir dari segala proses penyamakan kulit. Tahap penyelesaian akhir ini bertujuan untuk memperindah penampilan kulit samak yang telah jadi. Warna pada kulit samak juga akan diperkuat agar nampak mengkilap. Penampakan rajah kulit juga akan dihaluskan serta untuk menutup cacat-cacat apabila ditemui ada cat dasar yang tidak merata pada permukaan kulit.

Jual Jaket Kulit Asli Pria dan Wanita Kualitas Super

Proses yang cukup panjang untuk sebuah karya yang memang pantas untuk kita jaga. Ulasan cara menyamak kulit domba tadi tentu bisa menjelaskan mengapa harga fashion dengan bahan dasar kulit domba memang lebih mahal sebab proses yang begitu panjang dan njlimet. Sebuah harga yang sepadan dengan kualitas dan perjuangan untuk mengolahnya. 

Cara Merawat Jaket Kulit Domba yang Baik dan Benar

Cara Merawat Jaket Kulit Domba yang Baik dan Benar

CARA MERAWAT JAKET KULIT DOMBA – Hallo, kampoengkulit.com kali ini akan membagikan informasi mengenai merawat jaket kulit domba. Apakah ada cara khusus? Atau sama saja seperti merawat jaket pada umumnya? Tentu ada cara khususnya yang berbeda dengan merawat jaket pada umumnya.

Termasuk cara menyimpan jaket kulit, tentu juga caranya tersendiri. Jaket kulit domba adalah jaket yang dikategorikan jaket berkelas. Dari segi harganya saja sudah bisa ditebak. Tetapi bukan hanya sekedar mahal. Tentu mahalnya karena jaket kulit domba memang benar berkualitas . Oleh karena jaket ini mahal, maka dibutuhkan perawatan yang baik dan benar.

Tips dan Trik Merawat Jaket Kulit Domba

how to care for a sheep leather jacket

 

Tahukah anda bahwa jaket kulit yang berbahan dasar kulit domba termasuk jaket yang eksklusif. Bahan kulit domba memang terkenal dengan kualitasnya yang tahan lama, elegan, awet dan sangat bagus.

Memiliki jaket kulit domba tentu saja merupakan hal yang istimewa. Akan tetapi anda pun harus bisa meluangkan waktu lebih untuk mengetahui cara merawat jaket kulit domba tersebut.

Pada dasarnya merawat jaket kulit domba tidak berbeda jauh dengan merawat jaket kulit lainnya. Inti dari perawat jaket kulit adalah untuk mencegah kerusakan pada jaket baik berupa retakan pada permukaan kulit, mengelupas, tumbuhnya jamur, warna jadi kusam dan lainnya.

Perlu adanya perawatan khusus dan pencegahan terhadap ancaman hal-hal tersebut yang akan menimpa jaket kulit anda.

Cara Merawat Jaket Kulit Domba dengan Baik

Cara merawat jaket kulit domba

Mencuci Jaket Kulit Domba dengan Benar

Aturan main mencuci jaket kulit domba hampir sama dengan mencuci jaket kulit pada umumnya. Jaket ini tidak bisa di cuci dengan detergen maupun menggunakan mesin cuci. Jaket hanya bisa dicuci secara manual menggunakan tangan.

Jangan pernah merendam atau mencelupkan jaket ke dalam air. Pergunakan air dengan suhu normal, jangan menggunakan air panas.

Untuk menghilangkan noda yang terlanjur menempel pada permukaan jaket kulit cukup dengan mengusapkan kain lembut bersih yang telah dibasahi oleh air bersuhu normal ke seluruh permukaan jaket.

Gosok perlahan pada permukaan jaket kulit mengikuti arah serat kulit. Jangan mencampurkan air dengan cairan sabun seperti sabun mandi, detergen, atau sabun cuci piring.

Keringkan Jaket Kulit Domba Anda

Setelah anda selesai mencuci jaket dengan air bersih, keringkan jaket anda dengan cara diangin-anginkan ditempat yang teduh dan sejuk.

Jangan menjemur atau meletakkan jaket di bawah sinar matahari langsung, karena akan menimbulkan retakan pada permukaan jaket kulit anda. Selain itu tekstur jaket akan menjadi kaku dan tidak nyaman digunakan kembali.

Pada saat anda menjemur jaket tersebut gunakan hanger atau gantungan baju yang berbahan tebal seperti kayu atau bahan lain.

Jangan menggunakan hanger yang berbahan tipis seperti kawat, karena selain bisa saja hanger patah atau tidak kuat menyangga jaket juga mengakibatkan bentuk jaket akan berubah. Jangan menjemur dengan keadaan terlipat juga ya.

Membersihkan Bintik Sisa Air pada Permukaan Jaket

Selama proses pencucian dan penjemuran jaket kulit domba anda kadang kala masih ada sisa air yang tertinggal pada permukaan jaket yang akan membentuk bintik-bintik sisa air yang mengering.

Memang tidak berbahaya bagi jaket anda namun hal ini perlu dibersihkan juga agar nantinya tidak menjadi noda permanen yang akan sulit untuk dihilangkan.

Untuk membersihkan bintik-bintik sisa air tersebut anda hanya perlu menyiapkan shampoo khusus untuk kulit domba dan campurkan dengan sedikit air bersih.

Usapkan pada permukaan jaket kulit domba anda hingga bersih. Setelah dirasa sudah bersih menyeluruh kembali angin-anginkan jaket pada tempat yang teduh dan sirkulasi udara baik anda agar kering sempurna.

Simpan Jaket Kulit Domba dengan Tepat

Cara menyimpan jaket kulit domba yang benar adalah dengan digantung. Jangan menyimpan jaket dalam kondisi terlipat ya.

Walau terlihat rapi di dalam lemari namun lipatan-lipatan di jaket akan memunculkan kerutan yang lama kelamaan akan membuat retakan dan mengelupasnya kulit jaket tersebut. Tentu saja hal ini sangat merugikan karena jaket tidak terlihat menarik lagi.

Anda juga bisa menyimpan jaket kulit domba dengan memasukkan jaket ke dalam kantung baju yang terbuat dari bahan kain yang berpori untuk menjaga sirkulasi udara yang masuk ke dalam kantong.

Jangan menggunakan kantung baju berbahan plastik, karena plastik tidak memiliki pori sehingga bisa membuat jaket kulit anda tidak mendapat suplai udara yang cukup baik

Luangkan untuk Melakukan Treatment Khusus

Jaket kulit domba anda selain butuh untuk di cuci juga membutuhkan sentuhan khusus agar tetap awet. Jaket akan senantiasa terlihat berkilau dan bersih.

Editors Choice: Cara Merawat Jaket Kulit

Yang perlu anda siapkan adalah lotion atau kondisioner khusus untuk jaket kulit domba anda. Tujuannya adalah agar jaket kulit domba anda terlihat mengkilap, tidak mudah kering, pecah-pecah dan rusak.

Caranya simple saja, gunakan kain berbahan halus atau jika tidak ada bisa menggunakan kapas putih. Tuang lotion pada kain atau kapas lalu gosokkan perlahan pada seluruh permukaan jaket kulit domba anda hingga merata.

Lakukan cara ini hingga jaket kulit anda terlihat mengkilap dan bersih. Setelah selesai angin-anginkan sebentar dan jaket siap digunakan atau disimpan kembali.

Keluarkan Jaket dari Penyimpanan Secara Berkala

Seringlah mengeluarkan jaket dari lemari penyimpanan walaupun mungkin anda tidak berencana untuk memakainya. Buka kantong baju dan keluarkan jaket kulit domba anda.

Tujuannya untuk memberikan pasokan udara segar pada permukaan jaket anda. Dengan cara ini jaket kulit anda akan terjaga tingkat kelembabannya, terbebas dari jamur dan kerusakan serius yang lainnya.

Jual Jaket Kulit Asli Garut untuk Pria dan Wanita

Cukup mudah kan cara merawat jaket kulit domba ini. Anda pasti bisa melakukan perawatan ini di rumah. Agar jaket kulit domba yang anda miliki selalu awet ya.

Selain cara merawat jaket kulit ini, kita juga perlu juga mengetahui faktor-faktor apa saja yang membuat jaket kulit domba kita mengalami kerusakan dan muncul beberapa masalah umum seperti jamur, retak bahkan mengelupas.

Hal-Hal yang Patut diketahui

Cara merawat jaket kulit domba

  1. Cuaca yang panas atau suhu yang terlalu tinggi serta debu yang menempel pada permukaan jaket bisa mengakibatkan pengelupasan dan retakan-retakan pada permukaan jaket kulit domba anda. Jaket yang terpapar suhu tinggi kan menjadi kaku, lalu akan muncul kerutan-kerutan yang lama-lama akan terjadi pengelupasan-pengelupasan dari sedikit demi sedikit di area tersebut.
  2. Suhu yang tinggi juga kan membuat warna menjadi pudar sehingga jaket anda terlihat kusam dan tidak menarik. Pudarnya warna bisa secara menyeluruh maupun hanya terjadi di bagian-bagian tertentu saja. Pentingnya menempatkan jaket pada suhu ruang atau suhu normal adalah karena hal tersebut, agar jaket terhindar dari kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca.
  3. Tempat maupun suhu yang lembab dan basah juga menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan jaket anda ditumbuhi oleh jamur. Sering-seringlah anda menengok jaket kulit domba anda apabila tidak anda pakai dan hanya disimpan. Jangan sampai jaket anda berjamur karena bisa mengakibatkan permukaan kulit rusak dan akan mengelupas dengan sendirinya
  4. Tempat untuk menyimpan jaket kulit domba yang baik bukanlah dengan menyimpan di dalam lemari tertutup rapat tanpa sirkulasi udara yang bisa keluar masuk. Anda bisa mempergunakan rak terbuka atau tanpa pintu sehingga jaket anda tetap mendapatkan udara yang segar. Jika diperlukan gunakan silica gel pada saat penyimpanan, anda bisa menaruhnya di saku jaket

Ulasan sederhana tentang cara merawat jaket kulit domba diatas akan sangat bermanfaat bagi anda yang peduli dengan perawatan jaket anda. Untuk sebuah jaket eksklusif tentu saja hal tersebut tidaklah berat atau sulit.

Akan lebih mudah untuk merawat dari pada memperbaiki jika sudah terjadi kerusakan yang mungkin tidak bisa diperbaiki kembali seperti aslinya.

Tips dan Cara Menyimpan Jaket Kulit yang Baik dan Benar

Tips dan Cara Menyimpan Jaket Kulit yang Baik dan Benar

CARA MENYIMPAN JAKET KULIT – Halo selamat datang di Kampoengkulit.com. Dunia fashion di Indonesia sangat beragam. Salah satu contoh fashion lokal yang digandrungi masyarakat adalah jaket kulit asli. Sebelumnya kami sudah membuat artikel tentang cara mencuci tas kulit dengan benar. Jika anda memiliki tas kulit bisa baca-baca artikel tersebut, siapa tahu bisa membantu.

Jaket ini tergolong produk istimewa keran terbuat dari bahan kulit asli yang tentu saja mempunyai prestice yang tinggi bagi pemakainya. Karena barang istimewa inilah maka perlunya pengetahuan cara menyimpan jaket kulit bagi para pemiliknya.

Beberapa Tips dan Cara Menyimpan Jaket Kulit

Cara menyimpan jaket kulit

1. Simpan dalam kondisi kering

Jaket kulit memang tergolong waterproof, namun bila saat menggunakan jaket kulit dan anda ke basahan mungkin karena hujan atau guyuran air, sebelum anda menyimpan jaket tersebut silakan keringkan dahulu. Lap jaket dengan bahan lembut dan halus lalu letakkan di tempat yang teduh agar jaket bisa kering karena terkena angin. Jangan menjemur di sinar matahari ya.

Cara Merawat Jaket Kulit Agar Tahan Lama

2. Simpanlah di tempat yang mempunyai suhu ruang

Jaket berbahan dasar kulit asli membutuhkan udara kering dan tidak lembab, tujuannya agar kualitas bahan kulit tetap terjaga. Pilihlah tempat di rumah anda yang mempunyai tingkat pertukaran udara yang bagus dan suhu udara yang stabil Hal ini membantu jaket kulit terhindar dari tumbuhnya jamur yang akan merusak tekstur maupun lapisan kulit.

3. Jangan menyimpan jaket dalam keadaan terlipat

Kebanyakan orang menyimpan jaket mereka dengan cara dilipat. Memang cara ini terlihat rapi namun cara ini tidak berlaku bagi penyimpanan jaket kulit. Lipatan pada jaket akan membuat jaket berkerut yang lama kelamaan akan mengakibatkan retakan dan membuat kulit mengelupas. Pergunakan gantungan baju atau hanger yang tebal dan kuat, misal hanger dari kayu

4. Jangan menyimpan jaket di dalam lemari 

Kenapa tidak boleh menyimpan jaket kulit di dalam lemari, sebab suhu di dalam lemari itu terlalu lembab dan kurangnya sirkulasi udara. Hal tersebut akan memudahkan jamur bisa tumbuh subur di dalam lemari. Tentu saja jika ada jamur di dalam lemari bisa menyebar ke jaket kulit juga, jika jaket kulit anda sudah terkena jamur maka akan jaket akan mudah rusak

5. Tidak boleh menyimpan di tempat yang terkena sinar matahari

Walau tidak boleh disimpan di lemari tapi tidak boleh juga jika jaket kulit anda di simpan di tempat yang terkena sinar matahari, baik langsung maupun tidak langsung. Kenapa, karena dengan disimpan di bawah sinar matahari akan membuat tekstur jaket kulit yang lembut berubah menjadi kaku, akhirnya akan menimbulkan retakan pada permukaan jaket kulit anda.

6. Jangan memasukkan jaket pada kantong plastik

Jika anda melihat pakaian yang selesai di laundry biasanya akan diberi kantong pakaian agar tetap bersih dan rapi. Tapi jangan sekali-kali memasukkan jaket kulit anda di kantong pakaian seperti itu ya, karena kantong itu menghambat sirkulasi udara yang akan masuk. Jika tanpa pergantian udara bisa membuat suhu di dalam kantong menjadi tidak stabil.

7. Pergunakan silica gel

Anda tentu tahu dong apa itu silica gel. Barang kecil biasanya berwarna putih yang biasanya ada di dalam tas atau sepatu yang kita beli dengan tulisan do not eat. Anda bisa mempergunakan itu pada saat anda menyimpan jaket kulit anda. Masukkan silica gel ke dalam kantong jaket anda apabila anda berencana menyimpan jaket dalam waktu yang agak lama.

Jual Jaket Kulit Asli Garut

Tidaklah sulit ya ternyata cara menyimpan jaket kulit kesayangan anda. Tentu anda tidak ingin kan jaket anda mengalami kerusakan atau berjamur gara-gara salah dalam penyimpanannya. Seperti pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati begitu pula dengan jaket anda merawat lebih baik daripada memperbaiki. Sebelum terlambat yuk segera kita perbaiki cara penyimpanannya.